Memilih Skuter untuk Balita

Belakangan ini skuter listrik sedang tren di kalangan orang dewasa. Mainan yang bisa dinaiki ini juga bisa digunakan balita lho . Tapi, Anda perlu tahu terlebih dahulu ya mengenai kriteria skuter untuk balita yang bagus. Jangan asal beli ya.

Skuter memungkinkan Si Kecil yang aktif untuk berpindah-pindah dengan kecepatan dan kebebasan. Alat ini juga bisa melatih keterampilan psikomotorik, termasuk koordinasi dan keseimbangan. Para orang tua juga menyukainya karena bisa membuat Si Kecil sibuk selama berjam-jam. Selain itu, perjalanan jadi lebih cepat dan Anda tidak perlu mendorong stroller lagi.

Menurut Nick Warry, manajer sebuah toko skate di Inggris, membeli skuter itu seperti membeli sepeda. Jangan beli yang asal murah karena cenderung kaku, mudah rusak, dan berat.

Memilih Skuter untuk Balita

Ini yang Perlu Diperhatikan Ketika Membeli Skuter untuk Balita

Lalu, apa saja yang perlu dipertimbangkan saat membeli skuter untuk balita?


Beroda Tiga

Skuter dengan roda tiga, baik dua roda di depan maupun di belakang, dinilai paling aman untuk anak usia 2-5 tahun. Keseimbangannya lebih baik saat berbelok sehingga risiko jatuh lebih rendah.


Kuat

Balita penuh rasa ingin tahu, energik, dan cenderung sembrono. Karena itu, Anda perlu memilih skuter untuk balita yang tidak mudah rusak dan tahan lama, terutama di bagian deck (injakan) nya. Pilih yang berbahan plastik berkualitas tinggi dan kuat.


Bisa Digunakan Sampai Besar

Agar bisa digunakan bertahun-tahun, pastikan skuter untuk balita dapat mengikuti pertumbuhan Si Kecil. Cek batas berat badan maksimal untuk bisa menggunakan skuter, serta pastikan ketinggian pegangannya bisa diatur.

Beberapa skuter memiliki desain yang bisa diubah, dari digunakan sambil duduk menjadi digunakan sambil berdiri. Dudukan dapat membantu Si Kecil belajar menstabilkan tubuh sebelum siap menggunakan skuter secara berdiri.


Roda

Pastikan roda skuter dapat berputar dengan lancar sehingga nyaman digunakan di dalam maupun luar ruangan. Pilih skuter untuk balita dengan roda yang tidak mudah rusak jika dipakai di luar ruangan.

Suspensi

Kalau akan digunakan di jalanan yang tidak mulus – misalnya jalanan di depan rumah berbatu dan berpasir – pilih skuter yang memiliki deck fleksibel, roda yang dapat meredam guncangan, serta ada sistem suspensi di fork (besi yang terpasang ke roda).

Suspensi (sistem pegas dan peredam guncangan) sebaiknya tidak terlalu lembut agar tidak bereaksi berlebihan saat melewati jalanan yang tidak rata.


Aspek Lain yang Perlu Diperhatikan

Pilih skuter dengan setir yang nyaman digunakan serta pergerakan yang mudah. Cek juga berat skuter dan apakah skuter dapat dilipat dengan ringkas supaya mudah disimpan dan dibawa-bawa.

Karena itu, sebaiknya Anda mengecek langsung skuter yang akan dibeli dan biarkan Si Kecil mencoba menjalankannya untuk mengetahui apakah skuter nyaman digunakan.


Aman Menaiki Skuter untuk Balita

Menurut penelitian yang dilakukan di Finlandia dan dimuat di Scandinavian Journal of SurgeryApril 2018, skuter termasuk alat yang aman untuk meningkatkan level aktivitas fisik anak usia sekolah dan remaja. Namun, untuk balita, Anda perlu meningkatkan level keamanannya.

Selalu pastikan Si Kecil memakai helm yang pas, ya , saat mengendarai skuter untuk balita. Warry juga menyarankan Si Kecil berlatih di taman dulu sebelum beraksi di jalanan beraspal.

Selain itu, selalu awasi Si Kecil saat menaiki skuter untuk balita, terutama saat berada di jalanan yang dilalui kendaraan bermotor.

Cara Menggunakan Kipas Angin Pada Bayi

Banyak dari orang tua merasa khawatir untuk menggunakan kipas angin pada bayi. Karena menganggap bahwa penggunaan kipas angin akan menyebabkan resiko kesehatan terhadap anak. Tapi, sebenarnya saya sendiri menggunakan kipas angin dalam kehidupan sehari-hari termasuk di kamar pada saat anak-anak tidur. Dan ini dimulai sejak anak-anak saya masih bayi.

Alasannya sih simple ya, soalnya udaranya panas kamarnya gak gede-gede amat. Walaupun ada jendela dan ventilasi, tapi tetap saja kalau malam hari jendela di tutup dan udara panas. Sedangkan anak-anak saya paling mudah sekali keringetan dan terkena biang keringat kalau kepanasan. Kan gak mungkin anak kecil mandi sehari 5x hanya demi kesegaran semata.

Selain kipas tangan, Kipas angin adalah salah satu solusi saya dalam mengatur suhu tubuh anak ketika tidur di kamar. Sebenarnya bahaya atau tidaknya kipas angin untuk bayi/ anak-anak menurut saya tergantung penggunaannya ya. Kita sendiri yang harus apik mengatur pemakaian kipas angin untuk anak.

"Menurut penelitian yang diterbitkan di Archives of Pediatric & Adolescent Medicine, menempatkan bayi saat tidur dengan kipas angin di kamarnya secara signifikan dapat mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak atau Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

Para ahli percaya bahwa bayi dapat meninggal dalam tidurnya jika dia menghirup karbon dioksida, bukan oksigen. Studi ini pun menunjukkan bahwa sirkulasi udara yang ditimbulkan oleh kipas angin akan melindungi bayi dari bahaya menghirup karbon dioksida."

Alhamdulillah sih, sampai saat ini anak-anak saya tidak ada yang mengalami masalah kesehatan karena kipas angin. Karena saya juga tidak semena-mena menghadapkan kipas angin menyala ke tubuh mereka. Nah, berikut cara menggunakan kipas angin pada bayi supaya tetap aman.

Cara Menggunakan Kipas Angin Pada Bayi

Jangan arahkan kipas angin secara langsung mengenai tubuh bayi

Suhu ruangan yang terlalu rendah ataupun terlalu tinggi dapat mempengaruhi tubuh bayi. Terlalu tinggi/ panas tidak baik dan terlalu rendah/ dingin pun tidak baik. Sesuatu yang "terlalu/ berlebihan" memang tidak selalu baik ya.

Suhu ruangan yang terlalu tinggi/ panas bisa menyebabkan bayi mudah berkeringat, sehingga bisa mengakibatkan gangguan pada kulit bayi seperti biang keringat. Ini seperti yang dialami anak saya, mudah sekali berkeringan sehingga kalau tidak langsung dikipasi bisa bruntusan di hidung ataupun di punggung.

Sehingga memang perlu pengaturan suhu ruangan ya, supaya sirkulasi udara tetap terjaga. Menggunakan perlengkapan elektronik seperti AC (Air Conditioner) sebenarnya dapat membantu. Tetapi kalaupun tidak ada, kipas angin pun rasanya sudah cukup. Yang penting jangan arahkan kipas angin secara langsung mengenai tubuh bayi, supaya suhu tubuh bayi tetap terjaga.

Kalau saya biasanya mengarahkan kipas angin ke tembok, jadi kami hanya terkena angin dari pantulannya saja. Itu sudah cukup. Ataupun putar kipasnya dan hadapkan ke atas, sehingga tidak langsung mengenai tubuh anak.


Jagalah selalu kebersihan kipas angin

Jangan biarkan debu dan kotoran terlalu banyak menempel pada kipas angin, kalau sudah kotor segera bersihkan. Kalau saya biasanya dibuka komponen kipasnya terus dicuci bersih, supaya anginnya segar lagi.

Selain anginnya yang tidak kencang lagi diakibatkan adanya debu dan kotoran, jika terhirup oleh anak bisa menimbulkan batuk-batuk. Bahayanya sih, kalau ternyata pernafasan anak kita sensitif bisa saja menimbulkan penyakit paru-paru, kan?


Jangan biarkan kipas angin menyala sepanjang malam

Kalau saya biasanya memakai sistem mati dan hidupkan kipas angin, matikan jika suhu tubuh anak sudah normal dan hidupkan kembali jika anak merasa kepanasan. Memang gak simple sih, jadi kitanya yang kebangun-bangun, kan? Tapi demi anak, apa sih yang enggak? 😇 Lebih bagus lagi kalau kipas angin kalian ternyata ada timer-nya, jadi bisa disetting kapan mau dimatikan.


Nyalakan kipas angin dalam kondisi pintu kamar terbuka

Ketika menyalakan kipas angin saya selalu membuka pintu kamar, hanya menutup gordennya (kalau ada gorden) saja. Tujuannya agar tidak terlalu pengap, dan ternyata dengan membuka pintu kamar dapat menghindari kejenuhan karbon dioksida dalam ruangan dan sirkulasi udara dapat berfungsi dengan baik.

Nah, itulah 4 cara menggunakan kipas angin pada bayi yang selalu saya lakukan. Alhamdulillah, sekarang sih di kamar sudah ada AC, tapi di kamar belakang tempat bermain anak-anak masih menggunakan kipas angin.

Jadi, kalau mereka tertidur di kamar belakang ya cara-cara itulah yang saya lakukan supaya suhu anak tetap terjaga, apalagi sekarang musim hujan bukannya dingin malah sekalinya kalau gak hujan-hujan udara panas banget.

Memilih Sepatu yang Tepat untuk Wawancara Kerja

Wawancara kerja merupakan momen penting yang tidak bisa dianggap enteng. Selain mempersiapkan beberapa hal terkait pekerjaan, penampilan pertama Anda juga akan menjadi penilaian.

Betapa menyebalkannya jika Anda gagal diterima hanya karena penampilan Anda yang 'salah'. Untuk menghindari kesalahan saat menghadiri wawancara, Anda harus memperhatikan ulasan berikut.

Memilih Sepatu yang Tepat untuk Wawancara Kerja

Sepatu Desain Profesional dan Abadi

Agar tidak salah kostum saat wawancara, sebaiknya pilih baju dan sepatu yang 'aman'. Anda bisa menggunakan sepatu timeless dan profesional, agar penampilan Anda tidak dinilai minus oleh pewawancara.

Jangan Menggunakan Hak Tinggi Lebih Dari 5 cm

Sepatu hak tinggi memang menciptakan efek tajam dan membuat Anda terlihat profesional. Namun sebaiknya Anda memakai heels yang tidak lebih dari 5 cm agar Anda tetap nyaman saat wawancara.

Sepatu datar

Jika Anda kurang nyaman memakai sepatu hak tinggi, Anda bisa memakai sepatu flat andrew shoes sebagai pilihan. Namun bukan sembarang sepatu flat yang bisa digunakan. Pilih sepatu datar berujung runcing agar terlihat profesional.

Ballerina Flats

Salah satu alternatif sepatu yang bisa kamu kenakan untuk menghadiri interview adalah ballerina flats, utamanya jenis brogues dan oxford. Jenis sepatu ini akan membuatmu nyaman sekaligus smart dalam waktu bersamaan.

Kitten Heels

Kitten heels rasanya menjadi pilihan tepat bagimu, yang tidak menyukai high heel maupun flat shoes. Dengan heels antara 2,5 - 5 cm, sepatu ini disukai oleh berbagai kalangan.

Brogues

Jika kamu menyukai pola yang rumit namun tetap terlihat feminin, sebaiknya kamu mengenakan sepatu berjenis brogues. Sepatu ini memang memiliki pola yang sedikit rumit, mulai dari ujung kaki sampai tumit. Namun tenang saja, sepatu ini memiliki tali yang tertutup dan akan membuatmu tampak feminim.

Hindari Wedges dan Block Heels

Wedges dan block heels memang nyaman saat digunakan, namun terasa terlalu berat dan kasual jika dikenakan saat interview. Hindarilah penggunaan sepatu ini karena justru terlihat mengganggu dari segi penampilan maupun suara yang ditimbulkan.

Hindari Sepatu dengan Ujung Terbuka

Jari dan kuku yang terlihat akibat ujung sepatu yang terbuka, seringkali kurang sedap untuk dipandang. Hindarilah sepatu jenis ini dan beralihlah pada sepatu dengan ujung tertutup ya Girls.

Hindari Sepatu dengan Warna Mencolok

Jika kamu mendatangi interview pada suatu perusahaan, sebaiknya kamu gunakan sepatu dengan warna netral seperti hitam, coklat gelap, atau biru tua. Hindarilah mengenakan sepatu dengan warna yang mencolok mata.

Hindari Sepatu dengan Aksen Berlebihan

Selain warna yang mencolok mata, sepatu dengan aksen berlebihan sebaiknya juga tidak kamu kenakan untuk menghadiri interview. Tentu kamu tidak mau dicap lebay, bukan?

Jangan Mengenakan Sepatu Kotor

Hal terpenting saat mendatangi interview adalah kamu tidak boleh menunjukkan penampilan yang kotor. Jadi, sebisa mungkin kenakan pakaian dan sepatu yang bersih. Jangan biarkan sepatu yang kotor dan rusak mempengaruhi penilaianmu.

Jangan Mengenakan Sandal

Hindarilah mengenakan sandal saat mendatangi interview kerja. Ini adalah harga mutlak yang wajib kamu perhatikan. Jika memang cuaca sedang hujan saat kamu hendak mendatangi lokasi interview kerja, kamu tetap harus membawa sepatu resmi untuk dikenakan saat interview berlangsung.

Tak perlu bingung sepatu mana yang harus kamu kenakan. Cukup dengan memegang prinsip kenyamanan dan kesesuaian dengan kultur kantor yang akan didatangi, maka kamu tidak akan salah langkah. Go, Girls!

Menjelajahi Kehebatan Sepatu Lari Asics Populer

Asics memiliki berbagai macam produk sepatu lari berkualitas tinggi. Dari sepatu atlet profesional hingga sepatu lari, semuanya dapat Anda temukan di merek sepatu ini!

Saat memilih sepatu lari, sebagian orang mungkin memilih berdasarkan model sepatunya saja. Ada dua hal yang harus anda perhatikan saat memilih sepatu agar anda mendapatkan kenyamanan dan bisa kuat dalam segala medan. Hal-hal itu apakah sepatu itu pas di kaki atau cocok untuk kompetisi.

Saat ini banyak atlet papan atas yang menggunakan salah satu merk terkenal yaitu Asics. Kemudian, setiap sepatu lari Asics memiliki kekuatan dan kualitas yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini MATCHA akan memperkenalkan karakteristik dari masing-masing produk tersebut.

Perusahaan Asics memiliki fasilitas penelitian yang disebut dengan "The Asics Institute of Sport Science". Di tempat ini, sepatu lari dan sepatu olahraga lainnya akan diuji dan dikembangkan dengan teknologi termutakhir.

Menjelajahi Kehebatan Sepatu Lari Asics Populer

Beberapa teknologi pada sepatu Asics Gel Kayano 26 dirancang dapat mengurangi beban pada kaki pelari pemula atau dapat meningkatkan kekuatan pelari profesional. Jika memilih dengan memahami kelebihan teknologi tersebut, sepatu lari ini bisa menjadi senjata yang kuat untuk bertanding!

Selanjutnya, mari kita tengok karakteristik apa saja yang ada pada produk-produk Asics yang populer berikut ini.

Sepatu "GEL-KAYANO 26" dapat mengurangi beban di kaki dengan menjaga kestabilan lari dan menahan hentakan.

Pada bagian atas sepatu terdapat jaring ENGINEERED MESH UPPER yang dapat merenggang ke segala arah dan berfungsi sebagai penahan. Jaring itu terbuat dari bahan dengan sirkulasi udara dan fleksibilitas yang baik. Tidak hanya itu, bagian yang tak kalah menarik adalah bagian jaring itu masih akan menyisakan ruang saat jari-jari kaki masuk ke dalam sepatu.

Kemudian, di dua bagian sepatu (pangkal ibu jari dan tumit) yang menopang beban dipasangi teknologi GEL™. Pada sepatu "GEL-KAYANO 26" keluaran terbaru, GEL™ ini dipasang menyebar ke beberapa sisi untuk meningkatkan fungsi penahan hentakan.

Lalu, pada bagian tumit hingga pergelangan kaki pun dilengkapi dengan EXTERNAL HEEL COUNTER yang dapat menjaga stabilitas. Adanya teknologi ini dapat mencegah tubuh Anda goyah pada saat mendaratkan kaki dengan tumit.

Kemudian, perpaduan teknologi FLYTEFOAM™ dan FLYTEFOAM™ PROPEL pada bagian sol tengah memiliki penahan yang begitu ringan dan berfungsi untuk menambah kekuatan berlari.

Bagian tengah sol sepatu dipasangi TRUSSTIC™ yang terbuat dari resin dan bagian dalamnya menggunakan bahan busa keras yang tinggi, yaitu DYNAMIC DUOMAX™. Teknologi ini mampu menahan overpronation (kondisi saat lengkungan kaki terlalu ke bawah atau ke dalam saat mendarat).

Lalu, bagian samping sol tengah terdapat garis yang melintang dari arah tumit hingga ujung kaki yang disebut dengan GUIDANCE LINE™. Garis ini berfungsi sebagai pendukung kestabilan pusat gravitasi.

Seri "GEL-KAYANO 26" adalah sepatu dengan kekuatan pendukung yang tinggi dan sangat stabil. Sepatu ini bisa Anda gunakan untuk lari maraton atau lari jarak jauh lainnya.

Ketika mencoba memakainya, hal pertama yang MATCHA rasakan adalah sepatu ini terasa empuk dan pas di kaki. Saat kaki mendarat ke tanah, penahan di bawah sepatu seolah mendorong kembali dan ketika berlari pun kaki akan ditopang karena sepatu ini dapat menahan kaki dengan sangat baik.

Tidak hanya untuk berlari, sepatu ini juga dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari karena tersedia dalam beragam pilihan warna yang menarik.